Elektronika Industri

Elektronika Dasar, Elektronika Digital, Rangkaian Elektronika, Komponen Elektronika, Download Materi Elektronika

Macam Jenis Saklar

Macam Jenis Saklar

Fungsi saklar adalah untuk menghubungkan atau memutuskan arus listrik dari sumber ke pemakai/beban. Saklar terdiri dari banyak jenis tergantung dari cara pemasangan, sistem kerja, dan bentuknya.

Berdasarkan sisten kerjanya, sakelar dibagi menjadi tujuh.

a)    Saklar tunggal

Fungsi sakelar tunggal adalah untuk menyalakan dan mematikan lampu. Pada sakelar ini terdapat dua titik kontak yang menghubungkan hantaran fasa dengan lampu atau alat yang lain.

b)   Saklar kutub ganda (dwi kutub)

Titik hubung dwi kutub ada empat, biasanya digunakan untuk memutus atau menghubungkan hantaran fasa dan nol secara bersama-sama. Saklar ini biasanya digunakan pada boks sekering satu fasa.

c)    Saklar kutub tiga (tri kutub)

Sakelar mempunyai enam titik hubung untuk menghubungkan atau memutuskan hantara fasa (R, S, dan T) secara bersama-sama pada sumber listrik 3 fasa.

d)    Saklar kelompok

Kegunaan sakelar kelompok adalah untuk menghubungkan atau memutuskan dua lampu atau dua golongan lampu secara bergantian, tetapi kedua golongan tidak dapat menyala bersamaan. Umumnya sakelar ini dipakai sebagai penghubung yang hemat pada kamar-kamar hotel, asrama, dan tempat-tempat yang memerlukan.

e)    Saklar seri

Sakelar seri adalah sebuah sakelar yang dapat menghubungkan dan memutuskan dua lampu, atau dua golongan lampu baik secara bergantian maupun bersama-sama. Sakelar seri sering disebut pula sakelar deret.

f)     Saklar tukar

Sakelar tukar sering disebut dengan sakelar hotel karena banyak dipakai dipakai di hotel-hotel untuk menyalakan dan memadamkan dua lampu atau dua golongan lampu secara bergantian. Selain itu, sakelar dapat pula digunakan untuk menyalakan dan memadamkan satu lampu atau satu golongan lampu dari dua tempat dengan menggunakan dua sakelar tukar.

g)    Saklar silang

Untuk melayai satu lampu atau satu golongan lampu agar dapat dinyalakan dan dimatikan lebih dari dua tempat dapat dilakukan dengan mengkombinasikan antara sakelar tunggal dan sakelar silang. Yang harus diingat, sakelar pertama dan terakhir adalah sakelar tukar sedangkan sakelar di antaranya adalah sakelar silang.

Gambar 9. Macam-macam Sakelar, Lambang, Konstruksi, dan Pengawatannya

Berdasarkan cara pemasangannya, sakelar dibedakan atas dua jenis, yaitu sakelar yang dipasang di luar tembok dan sakelar yang dipasang di dalam tembok.

Pemasangan sakelar di luar tembok (out bow) dilengkapi denga roset sebagai tempat dudukan.

Pemasangan saklar di dalam tembok (inbow) memerlukan mangkuk saklar (dos tanam) baik yang terbuat dari plat besi maupun plastik (PVC), sebagai dudukan sakelar.

Berdasarkan cara bekerjanya, sakelar dapat diklasifikasikan menjadi:

a)    Saklar tarik; biasanya terdapat pada fitting lampu dan untuk mengoperasikan digunakan seutas tali.

b)   Tombol tekan; bila ditekan maka kontak terhubung dan begitu dilepas maka kontak akan terputus kembali. Tombol biasannya dipakai untuk bel listrik, tetapi ada pula tombol yang dalam keadaan normal terhubung dan saat ditekan terputus. Misalnya tombol yang terpasang pada pintu alnmari es untuk penyalaan lampunya.

c)    Saklar jungkit; saat ini lebih banyak digunakan untuk menggantikan sakelar putar karen pengoperasiannya mudah.

d)    Saklar putar, sudah jarang digunakan karena sudah ada penggantinya yaitu sakelar jungkit. Pemakaiannya hanya pada tempat tertentu, misalnya: box sekering.

Macam Jenis Saklar

elektronika | March 29th, 2013 | No Comments
Share
     
Pin It  
  • Artikel Terbaru

  • Produk kacang mete

  • Tags