Elektronika Industri

Elektronika Dasar, Elektronika Digital, Rangkaian Elektronika, Komponen Elektronika, Download Materi Elektronika

Pengertian Osiloskop

Pengertian Osiloskop

Halo sahabat Elinds, Kabar baik bukan? Mari kita lanjutkan pembahasan mengenai alat ukur elektronika. Kali ini ELinds akan membahas mengenai Osiloskop. Ada yang sudah tau Osiloskop?

Pengertian osiloskop adalah  sebuah peralatan uji yang digunakan untuk melihat suatu gambar sinyal listrik. Secara sederhana osiloskop dapat menunjukkan bentuk dari suatu sinyal listrik dan  sinyal listrik ini dinamakan dengan bentuk gelombang sinyal.

Osiloskop memiliki sebuah layar serupa dengan sebuah layar televisi dan hanya jauh lebih kecil. Osiloskop tersebut menampilkan suatu garis yang terang yang menunjukkan perubahan-perubahan tegangan untuk  perioda  waktu garis  yang terletak pada layar. Contoh-contoh tipe tampilan ini terlihat pada setiap televisi  rumah sakit yang digunakan untuk menunjukkan aktivitas denyut jantung.

Pengertian Osiloskop, Osiloskop adalah, cara kerja osiloskop, jenis osiloskop, osiloskop analog, osiloskop digital, CRO, Cathode Ray Oscilloscope, apa arti osiloskop, Alat ukur DC, Alat ukur AC

Gambar Osiloskop

Layar osiloskop memiliki suatu garis-garis kisi horizontal dan vertical yang diberi spasi 1 cm dan  garis kisi-kisi ini mengizinkan kepada kita untuk melakukan pembacaan tegangan dan waktu. Garis-garis tersebut dinamakan garis-garis graticule.

Nama lengkap dari osiloskop adalah Osiloskop Sinar Katoda (Cathode Ray Oscilloscope) dan singkatan umumnya adalah CRO. Para teknisi sering menyebutnya dengan perkataan “ telah melihat bentuk gelombang pada CRO”. Istilah sinar katoda muncul dari nama  lengkap layar yang disebut Cathode Ray Tube atau CRT. Jadi CRT adalah bagian dari CRO. Tabung gambar televisi juga dinamakan CRT.

Alat ukur DC dan AC sejauh yang telah dipelajari bisa memberitahu kepada kita ukuran amplitudo dari suatu tegangan akan tetapi alat ukur ini tidak dapat menunjukkan kepada kita  seperti apa bentuknya. Seringnya ukuran amplitudo adalah segala yang kita perlukan akan tetapi jika lebih banyak lagi informasi yang diperlukan maka alat ukur tersebut tidak dapat menyediakannya. Sebuah alat ukur tidak akan dapat menunjukkan kepada kita tegangan suatu sinyal mengalami cacat atau menunjukkan kepada kita bahwa telah terjadi adanya suatu  pulsa tegangan yang singkat.

Sebagai contoh seorang teknisi menggunakan sebuah CRO untuk melihat tegangan audio yang sedang dikuatkan dan melihatnya pada  suatu titik dalam penguat tersebut yang telah terjadi distorsi (cacat gelombang). Contoh lainnya adalah ketika teknisi menggunakan CRO utnuk melihat sebuah komputer dan mendapatkan pulsa singkat dari tegangan yang  telah menyebabkan gangguan, sebuah pulsa yang  tidak dapat dideteksi oleh alat ukur.

Alat ukur murah harganya, mudah menggunakannya dan dapat dibawa kemana-mana. Setiap teknisi memilikinya satu atau lebih dari satu. Namun disamping itu osiloskop sangat mahal harganya dan umumnya besar dan berat dan dioperasikan dengan tegangan jala-jala. Osiloskop ini bisa juga sulit menggunakannya karena memiliki banyak pengatur.

Meskipun kelihatannya sulit mengoperasikan osiloskop namun seluruh osiloskop menggunakan prinsip-prinsip dasar yang sama dan memiliki pengatur-pengatur dasar yang sama. Jika anda telahf memahami prinsip-prinsip ini maka anda dapat  menghidupkan dan menggunakan sembarang osiloskop.

Di posting berikutnya Elinds akan membahas tentang Cara Kerja Osiloskop. Diterukan juga dengan jenis osiloskop baik osiloskop analog dan osiloskop digital. Tetep semangat untuk belajar Elektronika ya.

Semoga artikel pengertian osiloskop ini bermanfaat.

elektronika | July 14th, 2012 | 5 Comments
Share
     
Pin It  
  • Artikel Terbaru

  • Produk kacang mete

  • Tags