Elektronika Industri

Elektronika Dasar, Elektronika Digital, Rangkaian Elektronika, Komponen Elektronika, Download Materi Elektronika

Pengertian Penguat Op Amp (Operating Amplifier)

Pengertian Penguat Op Amp (Operating Amplifier)

Penguat operasi (operating amplifier, dikenal sebagai op-amp) adalah suatu penguat gandengan langsung dengan bati (gain) tinggi dan dilengkapi dengan umpan balik untuk mengendalikan kinerjanya secara menyeluruh. Penguat operasi biasanya diperoleh dalam rangkaian terintegrasi (integrated circuit = IC) analog. Penguat operasi telah memperoleh pengakuan secara luas sebagai suatu komponen elektronika yang serba guna, dapat diandalkan dan ekonomis.

Suatu penguat operasi ideal mempunyai beberapa karakteristik (tanpa umpan balik):

  • impedansi masukan Zi = tak terhingga
  • impedansi keluaran Zo = 0
  • penguatan tegangan Av = – tak terhingga
  • lebar pita BW = tak terhingga
  • keseimbangan sempurna Vo = 0 bila V1 = V2
  • karakteristik tak berubah karena suhu
Pengertian Penguat Op Amp (Operating Amplifier)

Rangkaian Dasar Penguat Op Amp

Suatu penguat op amp dapat digunakan untuk berbagai keperluan, misalnya penguat membalik, penguat tak membalik, penjumlah, penggeser fasa, pengubah tegangan ke arus, pengubah arus ke tegangan, pengikut tegangan DC dan sebagainya. Berikut ini akan dibahas dua penguat dasar, yaitu penguat membalik (inverting amplifier) dan penguat tak membalik (non inverting amplifier).

Penguat operasi yang dipakai disini adalah tipe 741 yang telahbanyak dikenal. IC ini mempunyai delapan kaki, dengan keterangan sebagai berikut:

Pengertian Penguat Op Amp (Operating Amplifier) Contoh IC Op Amp

Tatak Letak IC Op Amp LM 741

Penguat membalik mempunyai ciri yaitu yang dipakai sebagai masukan adalah masukan membalik, sementara masukan tak membalik dihubungkan ke tanah (ground). Keluaran dari penguat ini mempunyai fasa yang berlawanan dengan
masukannya.

Pengertian Penguat Op Amp (Operating Amplifier)

Penguat Inverting Op Amp Membalik

Penguat Inverting Op Amp / Membalik

Beberapa rumus praktis pada penguat membalik (dengan umpan balik):

Penguatan tegangan : AVf = – Rf / Ri

Impedansi masukan : Zif = Ri

Impedansi keluaran : Zof =Zo / (1 + A (Ri/(Ri+Rf))

dimana Zo = impedansi keluaran tanpa umpan balik
A = penguatan tanpa umpan balik
Nilai A dan Zo terdapat pada lembaran data IC.

Penguat tak membalik mempunyai ciri yaitu masukan yang dipakai adalah masukan tak membalik (non inverting input) dan keluarannya sefasa dengan masukannya.

Penguat Non Inverting Tak Membalik

Penguat Non Inverting Tak Membalik

Beberapa rumus praktis pada penguat tak membalik (dengan umpan balik):

Penguatan tegangan : AVf = (R2 / R1) + 1
Impedansi masukan : Zif = Zi
Impedansi keluaran : Zof =Zo / (1 + A (R1/(R1+R2))

dimana Zi = impedansi masukan tanpa umpan balik
Zo = impedansi keluaran tanpa umpan balik
A = penguatan tanpa umpan balik
Nilai A, Zi dan Zo terdapat pada lembaran data IC.

Salah satu terapan khusus dari penguat tak membalik adalah penguat dengan penguatan satu. Rangkaian untuk terapan ini adalah sebagai berikut:

Penguat Tak Membalik dengan Penguatan Satu

Penguat Tak Membalik dengan Penguatan Satu

Untuk penguat ini, tegangan keluaran sama dan sefasa dengan tegangan masukan, atau Vo = Vi. Impedansi masukannya sangat tinggi, sementara impedansi keluarannya mendekati nol.

Karena karakteristiknya tersebut, penguat ini sering dipakai sebagai penyangga tegangan (buffer voltage)

Pengertian Penguat Op Amp (Operating Amplifier)

elektronika | November 14th, 2012 | 2 Comments
Share
     
Pin It  
  • Artikel Terbaru

  • Produk kacang mete

  • Tags