Elektronika Industri

Elektronika Dasar, Elektronika Digital, Rangkaian Elektronika, Komponen Elektronika, Download Materi Elektronika

Pengukuran Waktu, Perioda, dan Frekuensi pada Osiloskop

Pengukuran Waktu, Perioda, dan Frekuensi pada Osiloskop

Pengukuran Waktu, Perioda, dan Frekuensi pada Osiloskop

Osiloskop dapat digunakan untuk mengukur perbedaan waktu antara sembarang dua titik dari bentuk gelombang yang ditampilkan. Jika waktu yang diukur untuk watu siklus maka perioda telah diukur dan dari pengukuran ini frekuensi dabat dihitung secara mudah.

Rumus yang digunakan untuk mengubah pengukuran yang telah diambil dari layar  menjadi pengukuran waktu yang sebenarnya diperlihatkan dibawah ini. Ingatlah kesamaan pada rumus teganan yang telah digunakan terdahulu.

 

Waktu yang dilalui = (penyetelan saklarTIME/CM) x (jarak horizontal dlm. CM)

 

Ketepatan pengukuran waktu ditentukan oleh ukuran dari bentuk gelombang yang ada pada layar . Bentuk gelombang yang diasosiasikan dengan penyetelan saklar TIME/CM yang terlalu cepat. Kali ini waktu penyapuan diselesaikan sebelum satu siklus telah lengkap dan hal ini membuat pengukuran perioda tidak memungkinkan.

Satu siklus hampir mengisi layar dan hal ini mengizinkan suatu pembacaan akurat perioda  yang beralasan.

Seperti  petunjuk umum yang ada aturlan saklar TIME/CM sampai bentuk gelombang yang ditampilkan kira-kira satu sampai tiga siklus, dan lebih kecil lebih bagus. Ingatlah untuk meyakini bahwa pengatur HORIZONTAL VERNIER berada dalam posisi CAL atau kalibrasi.

Perioda bentuk gelombang diukur dari satu titik dari bentuk gelombang sampai ke titik identik berikutnya di sepanjang bentuk gelombang.

Jarak dari A ke A, B ke B, C ke C dan D ke D dalam gambar 36 semuanya memberikan indikasi satu siklus penuh. Titik-titik pada A sulit mengukur secara tepat dikarenakan bentuk gelombang pada puncaknya bulat.  Secara serupa titik-titik pada B juga sulit mengukurnya. Namun titik-titik C sampai C atau D sampai D keduanya mudah mengukur karena  titk-titik tersebut melintasi garis 0V pada suatu sudut yang tajam.

Untuk membuat pembacaan yang lebih mudah jejak berkas sinar gelombang bisa dipindahkan sepanjang djangkah dari pengatur HOR SHIFT (geser horizontal) sampai titik pengukuran pertama tepat berada  pada suatu garis graticule vertical.

Bentuk gelombang menyebrangi garis acuan 0 V diantara garis graticule vertical dan juga dua pembacaan  yang mendekati harus dilakukan.

Ddua buah contoh untuk mendapatkan perioda dan frekuensi dari suatu bentuk gelombang sinus  saklar TIME/CM berada dalam posisi 5 mSEC/CM dan jarak yang diukur adalah 4 CM.

 

Waktu             = 5 mSEC/CM  x 4 CM = 20 mili detik

Perioda            = 20 MILI DETIK

Frekuensi         = 1/T = 1/20 m detik = 50 Hertz.

 

Pembacaan untuk bentuk gelombang yang ada dalam  adalah 7,2 CM dan penyetelan saklar adalah 20 mdetik/CM

 

Waktu             = 20 mSEC/CM  x 7,2 CM = 144 m detik

Perioda            = 144  mikro detik.

Frekuensi         = 1/T = 1/144 m detik = 6.944  Hertz.

 

Osiloskop dapat digunakan  untuk mengukur sembarang tundaan waktu dan hal ini  menunjukkan tiga pulsa tegangan A, B  dan C. Kita perlu mengukur tundaan waktu antara sisi-sisi naik pulsa-pulsa A dan B, B dan C dan A dan C.

Baca juga :

Pengukuran Kombinasi Tegangan DC dan Tegangan AC pada Osiloskop,  Anjuran Dalam Pengukuran Osiloskop, Pengukur Tegangan DC pada Osiloskop, Konstruksi Layar Osiloskop / CRO, Tombol Pengatur pada Osiloskop / CRO, Cara Kerja dan Kegunaan Osiloskop, dan Pengertian Osiloskop.

Pengukuran Waktu, Perioda, dan Frekuensi pada Osiloskop.

elektronika | July 16th, 2012 | 1 Comment
Share
     
Pin It  
  • Artikel Terbaru

  • Produk kacang mete

  • Tags